Monday, February 5, 2018

Mengalami Masalah dengan ATM Setoran Tunai BNI, Jangan Panik!

Apakah Anda pernah punya pengalaman bermasalah dengan ATM Setoran Tunai BNI?

Kali ini saya akan membagikan pengalaman ketika bermasalah dengan ATM Setoran Tunai BNI yaitu uang yang kita setorkan tidak masuk ke rekening dan ATM mendadak eror. Adanya ATM Setoran tunai memang memudahkan kita sehingga tidak perlu harus ke kantor cabang untuk deposit uang cash yang kita punya. Apalagi, jika jadwal kita sangat padat.

Sayangnya, kejadian seperti uang yang kita setorkan tidak masuk ke rekening, ATM yang mendadak eror dan masalah lainnya membuat kita akan berpikir dua kali terhadap hal ini. Terutama bagi mereka yang pernah mengalami kejadian serupa, seperti saya.

Sebelumnya, saya akui ATM setoran tunai BNI memang sangat membantu. Transaksi yang saya lakukan tak pernah menemui kendala. Hingga akhirnya kejadian tak terduga itu datang.

----
Sekitar tiga pekan lalu, tepatnya pertengahan Januari 2018 saya melakukan transaksi dengan ATM Setoran Tunai di Galeri ATM BNI Perpustakaan UI Depok (bersebelahan dengan KCU BNI UI Depok). Seperti biasa, dengan diantar seorang teman berbekal kartu ATM dan uang cash yang rencananya akan didepositkan ke tabungan BNI.

Saat itu kondisi ATM cukup sepi.

Tanpa pikir panjang, saya segera melakukan transaksi di ATM Setoran Tunai BNI. Bagian deposit uang terbuka, saya memasukkan sejumlah uang pecahan 100ribuan. Saya pikir kondisi uang saya baik-baik saja tanpa ada yang kelipet. Biasanya ATM akan menolak uang yang kelipet.

Mesin melakukan proses penghitungan uang. Jumlahnya sesuai dengan yang saya masukkan. Saya proses transaksi. Mesin memproses. Namun, tidak seperti biasanya setelah transaksi tersebut mesin akan menanyakan kembali perintah ingin melanjutkan transaksi atau tidak, melainkan mesin mengeluarkan kartu ATM saya. Tidak ada kertas bukti transaksi yang keluar.

Saya pikir transaksi saya sudah selesai. Karena masih ada uang pecahan 50ribuan yang ingin saya depositkan. Saya kembali memasukkan ATM dan mengecek saldo terlebih dahulu. Taraaa.... transaksi saya sebelumnya belum tercatatkan di  rekening. Saya coba lakukan setoran tunai, ternyata tempat deposit uang tidak juga terbuka. Mesin malah menampilkan pesan eror.

Saya cukup panik saat itu. 

Berkali-kali saya memasukkan kartu ATM kembali, mencoba menarik uang. Tetap tidak bisa. Saya pun keluar Galeri ATM dan menemui satpam yang berada di kantor cabang BNI. Beliau menyarankan untuk telepon BNI Call di 500046.

Sembari melihat kondisi ATM. Dari luar sekilas tampak normal ATM Setoran Tunainya tanpa terlihat eror. Ada orang lain yang mencobanya, ternyata muncul pesan eror juga.

Saat itu, saya tidak membawa HP ataupun dompet sebagai identitas. Saya memutuskan segera pulang untuk menelepon ke BNI Call. Di perjalanan pulang ada hal-hal yang saya cukup sesali karena kepanikan yang saya alami.

Pertama, saya lupa mencatat nomer seri ATM. Biasanya terletak di bagian bawah dengan tempat keluar uang. Kedua, saya lupa untuk minta tolong ke Pak Satpam untuk memberikan peringatan Eror di mesin ATM. Ketiga, saya lupa melihat nama Pak Satpam yang berjaga tersebut sebagai saksi. Keempat, tidak ada bukti transaksi berupa kertas yang keluar dari mesin ATM.

Di lain pihak, akal sehat saya meyakinkan bahwa rekaman CCTV sedikit banyak akan membantu masalah ini.

----
Saya menelepon BNI Call. Sesuai saran Pak Satpam, segera tekan 01 untuk dialihkan berbicara dengan CS. Tak berapa lama seorang CS melayani.

Saya menceritakan kejadian detailnya, apa yang saya alami, memberitahukan waktu kejadian, nilai yang saya depositkan, pecahan uangnya, lokasi ATM yang digunakan, hingga nomer rekening yang saya gunakan. Saya pun memberikan informasi kalau ATM menjadi eror setelah kejadi yang saya alami tersebut.

Satu hal yang membuat saya bingung adalah lokasi ATM. Sepertinya database yang digunakan belum diupdate terlihat dari lokasi cabang BNI UI yang masih berada di Balai Sidang UI.

Dari laporan tersebut, saya diberitahukan bahwa proses penyelesaian selama maksimal 14 hari kerja (sabtu, minggu dan hari libur tidak dihitung), atau sekitar 3 pekan. Saya juga diberikan nomer laporan agar bisa dicek kembali apabila masalah tersebut telah selesai. Kabarnya akan ada notifikasi SMS apabila masalah tersebut telah selesai.

----
Saya juga mencari informasi di dunia maya terkait kejadian yang mungkin orang lain alami. Dari Kaskus saya mendapatkan keyakinan bahwa BNI akan mengembalikan uang tersebut. Biasanya dalam 5 hari kerja. Tapi, ada juga berita di Jawa Pos dengan kasus serupa tidak kembali uangnya. Hal ini membuat saya semakin hopeless.

Malamnya, usai maghrib saya kembali mendatangi galeri ATM di Perpustakaan UI. Ajaibnya, ATM Setoran tunai kini kembali normal. Saya pun menemui Pak Satpam yang tadi sore mengetahui kejadian yang saya alami. Sembari melihat nama yang tersemat di seragamnya, beliau menyarankan saya untuk mendatangi BNI besok pagi. Saya pun mengiyakan.

Dari BNI pun, pihak CS menyarankan saya untuk menunggu selama maksimal 14 hari kerja. Beliau juga menyarankan untuk mencoba kembali menelepon BNI call seminggu setelah laporan untuk menanyakan progressnya.
----

Tujuh hari kerja setelah kejadian saya menelepon kembali BNI Call. Hasilnya: Laporan saya masih dalam proses. Saya sudah mengikhlaskan seandainya tidak balik uang yang saya depositkan tersebut. Biarlah menjadi pelajaran ke depan untuk lebih berhati-hati.

Akhir Januari ketika saya iseng ingin menarik uang di ATM, saya melihat saldo di ATM agak janggal. Saya pun mengecek via internet banking. Benar saja, ada sejumlah uang masuk. Akhirnya... selesai sudah ketidapastian selama ini. Kog, tidak ada pemberitahuan via sms? atau ke-skip?

Saya hanya ingin bilang : Terima Kasih BNI sudah mengembalikan kepercayaan saya sebagai nasabah untuk kesekian kalinya.

Ya, sebelumnya saya juga pernah mengalami kejadian penarikan uang di ATM, namun uang tak kunjung keluar, tetapi saldo sudah terpotong. Di lain waktu saya akan bercerita tentang hal tersebut.

Dari kejadian ini, saya ingin berbagi tips bagi Anda yang sering menggunakan ATM Setoran Tunai agar tidak mengalami kejadian yang sama seperti saya, berikut tips nya :
  • Sebelum melakukan setoran tunai, pastikan bahwa ATM berfungsi dengan baik
  • Setorkan dalam jumlah kecil terlebih dahulu misalnya Rp 50,000. Jangan langsung dalam jumlah besar agar bila terjadi hal yang tidak diinginkan tidak banyak uang yang harus kita tunggu lama kembalinya (apalagi jika uang tersebut sangat kita butuhkan).
  • Jika terjadi hal seperti yang saya alami, jangan panik. Catat no. seri ATM, segera buat laporan ke BNI Call di 500046.
  • Sembari menunggu selama proses penyelesaian masalah, kita harus sabar dan banyak berdo'a. Tahan diri untuk menyebarkan kejadian yang di alami via social media ataupun dunia maya, apalagi media cetak. Dahulukan positive thinking bahwa pihak BNI sedang menyelesaikan masalah kita.
Intinya, pihak Bank juga tidak menginginkan masalah seperti ini terjadi. Apalagi kebanyakan ATM Setoran tunai dikelolah oleh vendor sehingga untuk menyelesaikan masalah seperti ini akan butuh proses yang tidak mudah. 

Semoga tulisan ini bisa membantu teman-teman yang mengalami masalah serupa! :)


Bagikan

Jangan lewatkan

Mengalami Masalah dengan ATM Setoran Tunai BNI, Jangan Panik!
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.