Sebuah Perjalanan Pembelajaran.
sebagai pengingat diri

Catatan Rumah Inspirasi MAB: Tentang Kebermanfaatan



Pukul 05.00 WIB

Ini pagi ketiga. Bukan pagi, tepatnya subuh. Aku merasa bersyukur melihat mereka semua sibuk dengan Al-qur'an masing-masing. Bersahutan satu sama lain. Memecah kesunyian yang biasanya sepi bak kuburan lantaran masih pada asyik terlelap.

Merekalah adik-adik yang coba kujaga dan kubina di rumah ini. Aku menyebutnya 'Rumah Inspirasi MAB karena disinilah aku belajar dari adik-adik ku.  Sejak awal dimulainya perkuliahan semester ini, beberapa waktu memang sudah kurencanakan akan mengadakan reformasi pembinaan. Ini mungkin satu hal yang bisa kulakukan untuk meningkatkan nilai tambah bagi mereka: membentuk kebiasaan-kebiasaan baik.

Setiap pagi di rumah inspirasi ini tak akan lagi sepi. Lantunan ayat suci Al-qur'an akan menjadi jadi pembuka untuk memulai hari baru, dilanjutkan dengan pembacaan hadits sahih Muslim. Sebelumnya, pun kucoba untuk membiasakan mereka pergi ke masjid, melaksanakan Sholat Subuh secara beejama'ah. Dua hal ini sebenarnya yang sedang kucoba bangun, menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan yang baik.

Maka pagi ini, meski sebenarnya bukanlah tugasku untuk bergabung dengan mereka, sebagai seorang kakak sekaligus supervisor aku sempatkan untuk hadir, memastikan bahwa mereka melakukan apa yang sudah mengisi jadi komitmen bersama. Dan di hari ini, aku merasa bersyukur karena program ini sudah berjalan. Namun, perlu kontinuitas agar tetap berjalan secara konsisten. 

'Sejatinya Kita adalah Da'i' Itulah salah satu kalimat yang kuingat. Maka, melalui mereka adik-adik di Rumah Inspirasi MAB aku coba bina untuk memberikan nilai lebih, bukan hanya sebagai penerima beasiswa, tetapi juga sebagai pribadi yang lebih bermanfaat.

Sedikit banyak aku juga belajar, untuk menjadi kakak bagi mereka sekaligus teman, keluarga dan supervisor yang akan menjaga mereka. Ini semua mungkin perlu dibiasakan dan dikuatkan dengan niat agar kebermanfaatan yang kehadirkan lebih barokah. Karena hidup bukan tentang banyaknya materi, tetapi keberkahan yang bisa kita dapatkan dari setiap aktivitas kita.

Depok, 2 September 2015
bamsutris
Bambang Sutrisno Bambang Sutrisno Author

Total Pageviews

Google+ Badge

Follow by Email

Instagram

Popular Posts