Sebuah Perjalanan Pembelajaran.
sebagai pengingat diri

SINDO: Remaja Peduli Masa Depan Lingkungan

Beberapa waktu lalu, aku sempat di wawancara oleh SINDO mengenai Teens Go Green. Berikut hasil wawancaranya yang sudah dibuat artikel dan dipublish di SINDO 17 Juli 2012 lalu.
----------- 

Remaja Peduli Masa Depan Lingkungan

Melihat kondisi lingkungan yang semakin memburuk, para remaja yang peduli lingkungan ini mencoba mengedukasi kalangan muda, sekaligus melancarkan aksi penyelamatan lingkungan.

Teens Go Green (TGG), bukan komunitas biasa. Komunitas ini dipelopori tiga lembaga besar, yaitu PT Pembangunan Jaya Ancol, Yayasan KeHati, dan Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi.

Peresmian komunitas ini bahkan dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada 1 Desember 2007. Sesuai namanya, komunitas ini menampung para remaja yang memiliki antusiasme besar untuk merawat lingkungan. Para inisiator pun membentuk suatu program untuk pelajar SMP dan SMA Jakarta, dengan fokus pendekatan ekosistem lingkungan.

“Konsepnya edutainment supaya pelajar semakin senang mengikutinya,” ujar Bambang Sutrisno, Koordinator Komunikasi, Kampanye, dan Riset TGG. TGG memiliki kegiatan rutin yang terbagi dalam tiga grade, yaitu Grade Putih, Grade Biru, dan Grade Hijau. Grade Putih berupa pembekalan untuk para pelajar tentang pengetahuan ekosistem.

“Diajarkan mulai dari educamp, e-learning seperti ekosistem hulu, meliputi hulu Halimun dan Cisadane, ekosistem tengah meliputi area-area yang masih hijau di perkotaan, dan juga hilir seperti pesisir, terumbu karang, dan juga mangrove,” paparnya. Sementara, Grade Biru adalah pelaksanaan aksi dari yang sudah dipelajari di Grade Putih. “Aksinya yaitu membuat project untuk menggalang kepedulian masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan,” kata Bambang.

Adapun Grade Hijau adalah tataran pengurus, dengan tugas merancang program TGG ke depan. “Ini termasuk perencanaan program campaign,” imbuhnya. Tugas yang TGG emban selama ini adalah mengedukasi masyarakat, terutama kalangan muda untuk ikut bersama-sama berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang hijau lewat kegiatan-kegiatan yang dilakukan. “Salah satu campaign kami adalah roadshow ke sekolah- sekolah,” tuturnya. Ada pula “Ajang Kreasi” sebagai perhelatan tahunan.

TGG saat ini beranggotakan sekitar 300 orang, dengan usia anggota sekitar 14-25 tahun, dan tersebar di wilayah Jabodetabek. Saat ini komunitas yang pernah menjadi salah satu pemenang dalam membentuk kota hijau yang diselenggarakan Departemen Pekerjaan Umum ini akan menyelenggarakan kegiatan pemberian edukasi kepada anak-anak muda yang tinggal di sekitar Cilincing.

“Kami akan melakukan kegiatan yang bertemakan Sanggar Pesisir. Kami akan mengedukasi mereka tentang kondisi pesisir, mana yang ideal dan yang tidak,” tutur Bambang. Kegiatan ini juga diisi dengan membuat aksesori atau hiasan rumah dari kreasi kulit kerang hijau. Jika tertarik bergabung, TGG memiliki markas di yayasan KeHati, Pela Mampang, Jakarta Selatan. Rekrutmen anggota dilakukan setiap bulan Januari. (rehdian khartika)
Bambang Sutrisno Bambang Sutrisno Author

Total Pageviews

Google+ Badge

Follow by Email

Instagram

Popular Posts