Sebuah Perjalanan Pembelajaran.
sebagai pengingat diri

Kita (3)

Tentang senja dan kita

Dibalik jeda keterdiamanku, aku menunggu setia dari balik senja hingga malam. Membuatku kadang ragu untuk beranjak, bahwa kau juga setia menunggu.

Hari itu kita dipertemukan. Aku yang menunggu setia berharap cemas akan pertemuan kita. Menjadi diriku seperti biasa meski kadang aku ragu. Pantaskah? 

Aku masih mengingat suaramu diujung sana menyapa. Lalu, aku terbata seolah tak ada apa-apa. Aku malu menyimpan raut senyum dibalik suara telepon genggam yang gemetar kupegang. Mendengar sapaan lembut suaramu diujung sana. 

Hari itu aku menunggu setia bersama senja. Dibalik perpisahan itu, rindu kembali menyergap. Apakah akan ada lagi pertemuan diantara kita?

Aku masih akan menunggumu setia bersama senja. Hari ini, esok dan mungkin nanti...


Sabtu, 25 April 2015


----
Terima kasih untuk pertemuan kita hari ini. Aku akan selalu setia menunggu senja, hingga tak ada lagi yang setia menunggu.

Kisah ini mungkin hanya fiktif dan rekaan penulis semata. :)

Bambang Sutrisno Bambang Sutrisno Author

Total Pageviews

Google+ Badge

Follow by Email

Instagram

Popular Posts