Sebuah Perjalanan Pembelajaran.
sebagai pengingat diri

Kita


“Be who you are, b5….” Her Support

Kita mungkin tak pernah putus kontak. Itu anggapan beberapa teman. Namun, sejatinya kita sama-sama menyadari bahwa sebuah persahabatan itu sendiri memberikan keleluasaan untuk menjadi diri kita apa adanya.
Kita sama-sama paham, jauh bukan berarti hubungan persahabatan hilang. Kita hanya sedang mengejar impian kita masing-masing. Menjadi orang-orang hebat menurut impian kita.

Aku bahkan terakhir kali mengirim pesan padanya februari lalu, kala ia meminta do’a akan menghadapi sidang dan di suatu kesempatan di tengah malam, ia mengirim pesan menanyakan mengapa aku belum tidur terlihat dari status lampu hijau di akun facebook-ku.
Kami sama-sama memahami bahwa menjaga jarak lebih baik daripada saling mendekat.

Kapan terakhir kali kita bertemu?
Mungkin hampir setahun lalu ketika kau mengundang aku dan teman-teman untuk silaturrahim pasca idul fitri. Tak ada yang special kala itu. Hanya kita yang terpisah oleh jarak dan hati kita masing-masing. 
Esoknya, kau kembali melanjutkan impian yang sedang terajut. Itu mungkin pertemuan terakhir kita. Namun, banyak cerita baru yang bisa dibagikan. Kini kita berada di tingkat akhir langkah awal kita. Kau sebagai Dokter dan aku sebagai Engineer.

Hingga kini, aku hanya bisa diam. Memendam semua yang berkecamuk di dada. Hubungan kita tetap sama: sahabat. Hingga kita dipertemukan kembali nanti.

Depok, 31 Maret 2013
@bamsutris

#Entah, mengapa ingin posting tulisan galau ini. :)

  •  
  •  
Bambang Sutrisno Bambang Sutrisno Author

Total Pageviews

Google+ Badge

Follow by Email

Instagram

Popular Posts