Sebuah Perjalanan Pembelajaran.
sebagai pengingat diri

Menyiapkan Ramadhan Terbaik



 Beberapa hari lalu, sebuah pesan singkat masuk ke handphone saya. Isinya seperti ini.

Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka”(HR. Ahmad)
Sudahkah Anda mempersiapkan bekal untuk menyambut Ramadhan?

Hmm, saya bergumam lirih dalam hati. Ya, apa yang sudah saya persiapkan untuk menyambut Ramadhan kali ini? Pesan singkat tadi sepenuhnya membuat saya tersadar. Atau jangan-jangan saya belum menyiapkan bekal apapun untuk menyambut kedatangannya.

Saya teringat sebuah hadits,

Sekiranya manusia mengetahui kebaikan-kebaikan yang terdapat di Bulan Ramadhan, tentu mereka mengharapkan agar seluruh bulan adalah bulan ramadhan” (HR. Ibnu Huzaimah)

Ya, kita sebagai manusia kadang terlalu sombong sehingga terlalu meremehkan dengan kedatangan bulan Ramadhan tanpa persiapan apapun. Padahal, jika kita mengetahui kebaikan dan keutamaan yang terdapat di bulan Ramadhan, kita mungkin akan menginginkan agar seluruh bulan adalah Ramadhan.

Sekitar 3 atau 4 hari lagi, insyaAllah kita telah memasuki bulan Ramadhan. Rasanya agak hambar jika kita menyambut kedatangannya tanpa persiapan apapun. Lalu ketika takbir menggema di penghujungnya, kita seakan baru terbangun. Baru tersadar telah menyia-nyiakan Ramadhan.

Kita tak pernah tahu apakah tahun depan masih bertemu dengan Ramadhan atau tidak. Hanya Ia, Sang Maha Pemilik Hidup ini yang tahu. Maka itu, sebelum bulan penuh berkah datang menghampiri kita, kita harus mempersiapkan segala persiapan agar ibadah yang kita lakukan maksimal. Sehingga, kita hanya bisa tersenyum ketika takbir menggema di penghujungnya, dan yang tersisa hanya kerinduan untuk bisa menjemput Ramadhan terbaik di tahun berikutnya.

Berikut ada beberapa persiapan yang bisa disiapkan untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan.
  1. Meminta maaf kepada kedua orang tua, keluarga, saudara, sahabat, teman, suami-istri, atau siapapun bila merasa pernah punya salah atau khilaf dalam perkataan dan perbuatan.
    Ketika Rasullullah sedang berhotbah pada suatu Sholat Jum'at (dalam bulan Sya'ban), beliau mengatakan Aamin sampai tiga kali, dan para sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Aamin, terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan Aamin. Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasullullah berkata Aamin sampai tiga kali.
    Ketika selesai sholat jum'at, para sahabat bertanya kepada Rasullullah, kemudian beliau menjelaskan: "ketika aku sedang berhotbah, datanglah Malaikat Zibril dan berbisik, hai Rasullullah aamin-kan do'a ku ini," jawab Rasullullah.
    Do'a Malaikat Zibril itu sebagai berikut, "Ya Allah, abaikan puasa umat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada). Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri. Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.” Maka Rasulullahpun mengatakan Aamin sebanyak 3 kali.
  1. Menyiapkan Target ibadah selama Ramadhan. Jika kita tak menyiapkan target, bisa jadi ibadah kita selama bulan Ramadhan akan sesuka hati. Target yang kita buat dimaksudkan agar ibadah kita selama bulan Ramadhan memiliki capaian sehingga kita bisa mengevaluasi kekurangan kita untuk bulan Ramadhan yang akan datang.
  1. Membiasakan untuk meningkatkan ibadah yaumiyah sebelum bulan Ramadhan seperti sahum sunnah, shalat tahajud, shalat duha, Tilawah, shalat sunnah Rawatib, dzikir, dsb. Agar kita terbiasa melakukan ibadah tersebut ketika Ramadhan sehingga siap untuk beribadah semaksimal mungkin sesuai target yang telah kita buat.
  1. Menyiapkan kondisi jasmani agar tetap sehat. Kondisi tubuh yang fit akan sangat membantu bagi kita dalam beribadah selama di bulan Ramadhan. Jangan sampai, ibadah kita tak maksimal lantaran tubuh kita tak fit saat bulan Ramadhan menjelang. Untuk itu, kita perlu menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup dalam menyambut bulan Ramadhan.
  1. Menyiapkan dana(Optional). Dana disini dimaksudkan agar selama bulan Ramadhan nanti kita bisa memberi sedekah lebih banyak dibanding hari-hari biasanya. Jangan sampai waktu kita selama bulan Ramadhan nanti justru kita habiskan dalam mencari uang sehingga kita perlu menyiapkan jauh-jauh hari.
Itulah lima persiapan yang bisa kita persiapkan dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Tak ada kata terlambat. Bulan Ramadhan masih beberapa hari lagi menjelang. Saya pun juga harus segera berbenah diri. Semoga kita akan menyambut bulan Ramadhan kali ini dengan persiapan yang matang sehingga menjadikan Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan terbaik dalam hidup kita. Amin. Wallahu'alam Bishawab.
  •  
  •  
  •  
  •  
Bambang Sutrisno Bambang Sutrisno Author

Total Pageviews

Google+ Badge

Follow by Email

Instagram

Popular Posts