Sebuah Perjalanan Pembelajaran.
sebagai pengingat diri

Catatan Perjalanan : Pulau Pramuka



nenek moyangku orang pelaut
gemar mengarung luas samudra
menerjang ombak tiada takut
menempuh badai sudah biasa

Seorang anak kecil dengan semangat menyanyikan lagu “Nenek Moyangku” di acara Festival Bahari, Sabtu, 16 Juli 2011 di Pulau Pramuka lalu. Di belakangnya, ibunya sibuk mencontohkan gerakan sembari mulutnya berkomat-kamit untuk membantu anaknya agar lancar dalam bernyanyi.

Pagi yang cerah itu,  Pulau Pramuka ramai sekali. Kabarnya Gubernur DKI Jakarta akan turut bertandang. Kemeriahan ini tak lain adalah dalam rangka menyambut kedatangan Gubernur DKI Jakarta.
*****

Dalam Rangka Festival Bahari 2011, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta mengadakan pelatihan “Bina Kader Cinta Laut” pada 15-16 Juli 2011 di Pulau Pramuka. Sebagai komunitas muda yang turut berkontribusi di bidang lingkungan khususnya, kawasan pesisir, Teens Go Green di undang untuk turut mengirimkan sepuluh orang wakilnya di acara ini. termasuk, salah satunya saya, yang kebetulan belum pernah mengikuti kegiatan di daerah pesisir.

Rombongan berangkat dari Dermaga Marina, Ancol menaiki kapal penumpang sekitar pukul 08.00 WIB. Ada sekitar 40 orang peserta yang turut hadir dalam kegiatan ini yang semuanya berasal dari sekolah yang berbeda-beda. Selama perjalanan, terlihat hamparan laut di Teluk Jakarta yang hitam. Sesekali, terlihat sampah yang mengambang. Di salah satu sisi, terlihat sampah yang menumpuk, mungkin karena terakumulasi sehingga terbawa ke tengah laut.

Namun, setelah perjalanan hampir dua jam, warna air laut berganti menjadi biru. Terlihat sinar matahari mampu menembus beningnya air. Berbeda sekali dengan kondisi air laut di Teluk Jakarta. Air di sini terlihat membiru, mempesona. Di ujung sana, terlihat hijau, seperti sebuah pulau. Terang saja, itulah pulau yang kami tuju. Dua tower BTS menjadi penanda tujuan kami.
*****

Siangnya, setelah usai shalat Jum’at dan makan siang, kami berkumpul di Aula sebelah Dermaga. Bermain sebentar, kemudian kami dibagi dalam beberapa kelompok kecil. Rencananya, siang ini hingga sore nanti kami akan melakukan pengamatan Mangrove, Lamun, serta transpantasi terumbu Karang. Tak lupa juga, snorkeling.

Setelah asyik melihat-lihat lamun, mengamatinya dari dekat, serta berkeliling mengamati Mangrove, tibalah kami kembali ke Dermaga. Sekarang waktunya transplantasi terumbu karang. Nah, ternyata cukup mudah. Namun, walau begitu, terumbu karang sangat lambat untuk berkembang biak. Maka, jangan sekali-kali untuk merusaknya.



Terakhir, kami bersiap-siap untuk snorkeling. Melihat keindahan bawah laut. Snorkeling bisa dilakukan siapa saja, sekalipun belum bisa berenang. Snorkeling dilakukan dekat dengan restoran terapung.

Awalnya, saya agak takut untuk snorkeling. Apalagi, tak ada pegangan yang bisa saya pegang. Maka, saya hanya berdiam di tepi dermaga. Teman-teman saya lainnya malah asyik di tengah sana. Setelah menemukan sepatu katak yang cocok, saya mulai terjun ke air. Ternyata, memang agak mudah. Gerak laju saya di air jadi lebih cepat. Sayangnya, di bawah air, tak sedikitpun terlihat terumbu karang.

Teman-teman bilang, sepertinya snorkeling yang kami lakukan hanya sebatas belajar. Bukan untuk melihat terumbu karang yang sebenarnya. Padahal, jika melihat terumbu karang yang sebenarnya, kita bisa semakin sadar untuk menjaga keberlangsungan terumbu karang tersebut.
*****

Si Anak Pulau dari Pulau Pramuka

Pulau Pramuka merupakan salah satu pulau yang banyak dikunjungi untuk tujuan wisata. Pulau ini memiliki luas 9Ha, dengan jumlah penduduk sekitar 2000 jiwa. Pulau pramuka termasuk pulau yang paling lengkap dibandingkan dengan pulau lainnya. di sini banyak tersedia penginapan bagi wisatawan. Selain itu juga terdapa sekolah, hingga SMA yaitu SMA N 69 Jakarta.

Di kegiatan “Bina Kader Cinta Laut” tersebut, saya bertemu langsung dengan Mariana, si Anak Pulau. Beberapa waktu lalu, saya sempat kenalan lewat sosial mdia facebook, dan mengetahuinya dari teman-teman Teens Go Green yang telah pulang dari Educamp di sana. Juga, waktu itu sempat bertanya banyak tentang terumbu karang sebagai bahan tulisan.
Bertemu secara langsung, ternyata Mariana cukup friendly dan sangat supel pada siapa saja yang baru dikenalnya. Ia menjadi pemandu lokal sekaligus kamus berjalan yang sedia setiap saat. Kabarnya, ia juga menjadi None Kepulauan Seribu peringkat 2. Selain itu, ia juga sering terlibat dalam kompetisi karya ilmiah remaja, bahkan hingga pernah ke Kalimantan. Prestasi yang cukup membanggakan.

Mungkin, suatu saat nanti, ia akan menjadi penguasa Pulau Pramuka. Si Anak Pulau yang menjadi ikon Pulau Pramuka, dan senantiasa menjaga kelestarian alamnya dari kerusakan.
*****

Perjalanan dua hari di Pulau Pramuka akhirnya berakhir. Untuk pengalaman pertama, bagi saya cukup menyenangkan. Walaupun, di beberapa hal agak menjengkelkan. Bagi teman-teman saya dari Teens Go Green, mungkin kegiatan “Bina Kader Cinta Laut” ini jauh lebih tak mengasyikkan dibandingkan dengan kegiatan Educamp Hilir Teens Go Green. Namun, bagi saya, dengan tujuan awal menikmati liburan, ya nikmati saja. Lain kali, mungkin akan berkunjung lagi ke sana, terutama untuk snorkeling di tempat yang terumbu karangnya indah mempesona.


Catatan :
Kegiatan Bina Kader Cinta Laut ini sebenarnya adalah untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap kondisi lingkungan pesisir. Sayangnya, hal itu hanya sebagai ‘kedok’ program dari dinas kelautan belaka. Terlihat, selama kegiatan seperti acara liburan pejabat dinas beserta keluarga. Peserta yang ikut pun yang  ‘katanya berjumlah 100 orang’, hanya hampir 20 orang yang memang murni bukan orang dinas(ibu, bapak, anak).


Juli, 2011
B5
: mohon maaf bila ada yang kurang berkenan dengan tulisan ini. :p
  •  
  •  
  •  
  •  
Bambang Sutrisno Bambang Sutrisno Author

5 comments:

  1. he..he.he.., ternyata acara seremonial tanpa program, masih menjadi kebiasaan para pejabat instansi, tinggal dibikin saja laporan asal bapak senangnya ke atasan...

    Bang tapi ngomong2 mana foto Mariana yg cantik itu, kenalan dong....
    Tulisannya mantap bang.., semangat salamin teman2 Teens Go Green lainnya.

    ReplyDelete
  2. mas sudirman nih, kenalan lewat fb nya ajah...^^

    ReplyDelete
  3. mantap gan, kapan2 pengen ke pulau pramuka ah...

    ReplyDelete
  4. suka banget aku dengan petualangan seperti ini..

    ReplyDelete

Total Pageviews

Google+ Badge

Follow by Email

Instagram

Popular Posts